Selasa, 05 Juli 2011

Ayah.. Ibu.. Aku sedang berusaha untuk menjadi dewasa

Bismillahirrahmanirrahim.. 

Saat ini, di pagi ini.. masih dengan kamar yang sama.. dengan keheningan yang sama.. Namun kini pikiran dan hatiku sedang tidak sama seperti biasanya ketika aku sedang menulis blog..

Entah aku harus memulainya darimana.. Satu hal yang ingin aku katakan hari ini adalah.. Aku sedang gelisah.. Dengan semua yang ada, dengan semua yang telah terjadi belakangan ini.. Kadang aku gak mengerti, apakah aku harus diam saja.. atau aku juga harus turut andil di dalamnya untuk memberikan beberapa pendapat.. 

Yang jelas, keadaan ini telah membuatku menyembunyikan senyum dibalik rasa gelisah ku..  Aku hanyalah seorang anak Remaja yang baru saja akan menginjak umur 19 tahun.. Kusadari, aku belum tahu tentang apa-apa.. Tapi aku juga berusaha untuk membuat semuanya menjadi lebih baik..

Aku adalah anak pertama dari 2 bersaudara.. Semua orang juga tau, bahwa bagaimanapun anak pertama pasti akan mengemban tanggung jawab lebih besar.. Melakukan apa-apa yang seharusnya dia lakukan meskipun dia tau itu sulit.. Melakukan apa-apa yang seharusnya dia lakukan meskipun dia tau itu berat untuk dilakukannya… Mengatakan apa-apa yang seharusnya dia katakan, meskipun dia tau bahwa itu belum sepantasnya dia katakan.. Mengatakan apa-apa yang seharusnya dia katakan, meskipun dia tau bahwa dia mengatakannya dengan perasaan yang sedang kacau.. 



Ayah.. Ibu.. Dengarkanlah aku.. Aku sedang berusaha untuk menjadi dewasa.. Melakukan semua dengan segala pertimbangan yang matang.. Karena kutahu untuk menjadi dewasa aku harus bisa menilai sesuatu dengan bijaksana.. Namun.. entahlah.. peristiwa akhir-akhir ini membuatku merasa takut.. peristiwa akhir-akhir ini membuatku terus berpikir.. Apa lagi yang akan terjadi di esok hari?? Aku masih ingat betul, aku tak pernah melihat kalian seperti ini sebelumnya.. “Maaf,, mungkin aku tak mengerti apa yang sedang kalian bicarakan akhir-akhir ini.. Namun ingatlah.. aku masih punya akal dan perasaan sehingga aku masih bisa menilai”.. Mungkin aku masih belum bisa dikatakan dewasa.. Tapi, ketahuilah.. bahwa aku sudah mulai mengerti jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan yang seharusnya.. 

Ayah.. Ibu.. Dengarkanlah aku.. Aku sedang berusaha untuk menjadi dewasa.. Maka, cobalah untuk tidak membuatku takut menjadi dewasa.. Meskipun aku tahu, kalian tak mempunyai maksud seperti itu.. Mungkin sebagian besar anak-anak lain akan diam saja dan tidak mau tau apa yang sedang orangtua nya biacarakan berhari-hari tanpa sebuah solusi.. Tapi, aku tidak seperti itu.. Aku akan berpikir dan mencoba sejenak untuk menilainya.. Kalian tau mengapa begitu?? Seperti yang sudah kubilang, “Aku sedang berusaha untuk menjadi dewasa”.. 

Aku tak berharap kalian membaca tulisan ini.. Namun dengan aku menulis ini, setidaknya meredakan sedikit kegelisahanku akhir-akhir ini.. Aku sempat berpikir.. Apakah kalian merasa lelah dengan perjalanan kalian selama ini?? Entahlah..  Sungguh.. Ya Robb.. aku hanya ingin semuanya akan menjadi baik-baik saja.. 

Terkadang ketika aku sedang merasa gelisah.. Aku merasa, senyum kebahagiaan itu begitu cepat berlalu.. Namun aku tau apa yang harus kulakukan.. Yaitu.. tetap terlihat tegar, meskipun ku tau hatiku sungguh tertatih.. Tetap harus tersenyum kepada siapa pun, entah itu adik ku atau pun pada kalian berdua.. Meskipun ku tau, dadaku terasa sesak ketika ku tau semuanya sedang tidak berjalan sempurna.. Percayalah.. Semuanya akan baik-baik saja..

~Alhamdulillah..
Terima Kasih untuk semuanya~

Tidak ada komentar: